
RAJA AMPAT – Fakultas Syariah dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong sukses menggelar kegiatan sosialisasi pendidikan di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Kegiatan yang berlangsung pada Kamis hingga Jumat, 14–15 Mei 2026 ini berlokasi di Kampung Jefman Barat, sebuah kawasan pesisir di Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat Daya. Mengusung tema “Dari Pulau untuk Bangsa: Fakultas Syariah & Dakwah Ajak Generasi Muda Raih Sarjana”, program ini menyasar langsung masyarakat pesisir, khususnya para pemuda dan pelajar tingkat akhir. Kehadiran tim sosialisasi disambut hangat oleh warga setempat yang antusias mendengarkan peluang melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Tim Sosialisasi Fakultas Syariah dan Dakwah menjelaskan bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang bagi putra-putri daerah untuk maju. Kegiatan ini dirancang khusus untuk membakar semangat generasi muda Jefman Barat agar tidak ragu melangkah ke bangku perkuliahan demi membangun bangsa dari beranda terdepan Indonesia.
“Kami hadir langsung di tengah masyarakat pesisir Raja Ampat untuk membawa harapan baru. Generasi muda di pulau-pulau ini memiliki potensi besar yang harus diselamatkan masa depannya melalui jalur pendidikan tinggi,” ujar Udin Latif selaku perwakilan tim sosialisasi.
Lebih lanjut, dalam pemaparannya, tim sosialisasi Fakultas Syariah dan Dakwah IAIN Sorong mengupas tuntas berbagai keunggulan kampus. Pihak fakultas menegaskan bahwa IAIN Sorong telah menyiapkan ekosistem belajar yang sangat representatif untuk mendukung mahasiswa dari luar daerah, di antaranya:
Fasilitas Akademik Lengkap, diantaranya ada laboratorium peradilan semu, laboratorium TV dan Studio Foto, laboratorium Dakwah, Bank Mini, laboratorium konseling, komputer hingga teleconference, serta ruang kelas yang nyaman.
Fasilitas Asrama Mahasiswa/ Mahad adalah hunian gratis yang aman dan kondusif di dalam lingkungan kampus, sehingga orang tua di kampung halaman tidak perlu khawatir dengan biaya kos atau pergaulan anak.

Peluang Beasiswa: Berbagai akses beasiswa penuh seperti KIP-Kuliah, YBM PLN dan beasiswa lainnya untuk meringankan beban finansial.
Sosialisasi ini tidak hanya diisi dengan presentasi materi, tetapi juga ruang dialog interaktif bersama para orang tua dan tokoh masyarakat Jefman Barat. Banyak orang tua mengaku terbantu dengan informasi fasilitas asrama, karena faktor biaya tempat tinggal selama ini menjadi momok utama untuk menguliahkan anak ke Kota Sorong.
Melalui agenda ini, Fakultas Syariah dan Dakwah IAIN Sorong berharap kuota mahasiswa baru tahun akademik ini dapat diisi oleh talenta-talenta lokal berbakat dari Kampung Jefman Barat, yang nantinya siap kembali untuk memajukan daerah asal mereka. (ERS)





